MAKALAH :: PERANAN JAMUR DALAM KEHIDUPAN

 

KATA PENGANTAR

 

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala Rahmat dan RizkiNya, tak lupa juga shalawat serta salam semoga tercurahlimpahkan kepada junjungan Nabi Besar kita Nabi Muhammad SAW, kepada para keluarganya sahabatnya serta para pengikutnya.

Adapun makalah yang telah penulis susun yaitu Tentang “PERANAN JAMUR DALAM KEHIDUPAN”.  Makalah ini disusun untuk memenuhi Tugas Biologi. Dalam penyusunannya penulis menyadari masih banyak kekurangan, baik dari segi materi maupun dari penulisan.

Saran maupun kritik yang bersifat membangun akan sangat penulis terima untuk kesempurnaan penyusunan dimasa yang akan datang.

 

Parigi,   Juni 2026

 

 

Penyusun

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

 

KATA PENGANTAR. i

DAFTAR ISI ii

BAB I    PENDAHULUAN. 1

           1.1 Latar Belakang. 1

           1.2 Rumusan Masalah. 1

BAB II PEMBAHASAN. 2

        2.1 Pengertian Jamur 2

        2.2 Peranan Jamur dalam Kehidupan. 3

        2.3 Peranan dan Manfaat Jamur bagi Kehidupan Manusia. 6

BAB III PENUTUP. 9

        3.1 Kesimpulan. 9

        3.2 Kritik dan Saran. 9

DAFTAR PUSTAKA. 10

 


BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

       Kita telah mengenal jamur dalam kehidupan sehari-hari meskipun tidak sebaik tumbuhan lainnya. Hal itu disebabkan karena jamur hanya tumbuh pada waktu tertentu, pada kondisi tertentu yang mendukung, dan lama hidupnya terbatas. Sebagai contoh, jamur banyak muncul pada musim hujan di kayu-kayu lapuk, serasah, maupun tumpukan jerami. namun, jamur ini segera mati setelah musim kemarau tiba. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia telah mampu membudidayakan jamur dalam medium buatan, misalnya jamur merang, jamur tiram, dan jamur kuping.

       Jamur merupakan tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotroftipe sel sel eukarotik. Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler. Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa, hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. Reproduksi jamur, ada yang dengan cara vegetatif ada pula dengan cara generatif.

        Selain memiliki berbagai macam cara untuk berkembangbiak, jamur juga terdiri dari aneka macam jenis baik yang bermanfaat maupun yang berbahaya/beracun. Saat ini sebagian besar jamur yang dibudidayakan masyarakat adalah jamur yang bermanfaat, khususnya jamur konsumsi yang bisa dimakan atau dimanfaatkan sebagai obat.

       Sebagai makhluk heterotrof, jamur dapat bersifat parasit obligatparasit fakultatif, atau saprofitCara hidup jamur lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme. Jamur yang hidup bersimbiosis, selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya. Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada mikoriza, yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau pada liken. Jamur berhabitat pada bermacammacam lingkungan dan berasosiasi dengan banyak organisme. Meskipun kebanyakan hidup di darat, beberapa jamur ada yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air. Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit atau saprofit, dan kebanyakan dari kelas Oomycetes.  Berdasarkan penjelasan di atas maka kami menyusun makalah ini.

 

 

1.2 Rumusan Masalah

1.    Pengertian Jamur

2.    Peranan Jamur dalam kehidupan

3.    Peranan jamur dalam kehidupan manusia

BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1 Pengertian Jamur

Jamur merupakan salah satu tumbuhan tingkat rendah yang tidak berklorofil, namun memiliki potensi bisnis cukup besar. Tumbuhan ini umumnya bersifat sebagai saprofit atau parasit untuk memenuhi kebutuhan pangannya. Sebagai saprofit, jamur hidup pada sisa makhluk hidup yang telah mati, seperti di tumpukan sampah organik, tumbuhan, atau kotoran hewan. Sedangkan sebagai parasit, jamur hidup menempel pada organisme lain dan biasanya merugikan media yang ditempelinya.

Jamur dalam bahasa Indonesia memiliki beberapa arti yang agak berkaitan:

1)   Jamur adalah tubuh buah yang tampak di permukaan media tumbuh dari sekelompok fungi (Basidiomycota) yang berbentuk seperti payung: terdiri dari bagian yang tegak ("batang") dan bagian yang mendatar atau membulat. Secara teknis biologis, tubuh buah ini disebut basidium. Beberapa jamur aman dimakan manusia bahkan beberapa dianggap berkhasiat obat, dan beberapa yang lain beracun. Contoh jamur yang bisa dimakan: jamur merang (Volvariela volvacea), jamur tiram (Pleurotus), jamur kuping (Auricularia polytricha), jamur kancing atau champignon (Agaricus campestris), dan jamur shiitake (Lentinus edulis).

2)   Jamur adalah keseluruhan bagian dari fungi: tubuh buah, dan bagian jaringjaring di bawah permukaan tanah atau media mycelia yang tersusun dari berkas-berkas hifa.

3)   Jamur adalah sebutan lain untuk kapang. Makna ini misalnya dapat disimak dari ungkapan "Rotinya sudah berjamur" yang maksudnya adalah 'rotinya telah ditumbuhi kapang'.

Jamur adalah organisme yang terdapat dimana-mana di bumi, baik di daerah tropik, subtropik, di kutub utara, maupun antarika. Fungi juga ditemukan di darat, di perairaian tawar, di laut, di mangrove, di bawah permukaan tanah, di kedalaman laut, dipengunungan, maupun di udara. Banyak faktor lingkungan yang mempengaruhi kehidupan fungi, antara lain kelembapan, suhu, keasaman substrat, pengudaraan, dan kehadiran nutrien-nutrien yang diperlukan. Sedangkan pendapat lain mengatakan bahwa Fungi adalah nama regnum dari sekelompok besar makhluk hidup eukariotik heterotrof yang mencerna makanannya di luar tubuh lalu menyerap molekul nutrisi ke dalam sel-selnya. Fungi memiliki bermacam-macam bentuk. Awam mengenal sebagian besar anggota Fungi sebagai jamur, kapang, khamir, atau ragi, meskipun seringkali yang

dimaksud adalah penampilan luar yang tampak, bukan spesiesnya sendiri. Kesulitan dalam mengenal fungi sedikit banyak disebabkan adanya pergiliran keturunan yang memiliki penampilan yang sama sekali berbeda (ingat metamorfosis pada serangga atau katak). Fungi memperbanyak diri secara seksual dan aseksual. Sedangkan dari sudut lain mengatakan bahwa fungi adalah mikroorganisma eukaryotik yang hidup secara saprofit karena tidak dapat berfotosintesa. Pada dasarnya sel -sel fungi hampir sama dengan sel - sel hewan. Bahkan hal ini juga yang menjadi salah satu alasan mengapa sulit ditemukan strategi yang tepat dalam mengobati infeksi oleh jamur tanpa berefek toksik bagi inang / host nya. Di alam ini fungi dapat bersifat sangat merugikan manusia dengan menimbulkan infeksi (penyakit) dan toksin yang dihasilkan ataupun bersifat menguntungkan dengan menghasilkan produk - produk yang dapat digunakan oleh manusia sebagai contoh antibiotika, vitamin, asam organik dan enzim.

 

2.2 Peranan Jamur dalam Kehidupan

Peranan jamur atau fungi dalam kehidupan sangat luas. Jamur berperan dalam keseimbangan lingkungan yaitu sebagai dekomposer. Sebagai dekomposer, jamur menguraikan sisa-sisa organisme yang telah mati sehingga bisa dimanfaatkan oleh organisme lain. Hal ini sangat penting dalam keberlanjutan ekosistem di bumi, karena yang menjadi kunci keberlangsungan ekosistem adalah adanya keseimbangan antara produksi biomasa oleh organisme fotosintetik dan perombakan-perom- bakan atau daur ulang nutrien yang dikandungnya. Dalam proses daur ulang senyawa organik ini, fungi memiliki peran yang menonjol di semua ekosistem utama. Jamur juga bisa bersimbiosis dengan organisme lain.

Dengan akar tumbuhan tertentu jamur bersimbiosis membentuk mikoriza. Mikroriza merupakan struktur yang berperan penting dalam suplai unsur hara. Kalian bisa membaca kembali bagian awal dari bab ini yang membicarakan cara jamur memperoleh makanan. Berdasarkan posisi jamur terhadap akar tumbuhan, dikenal adanya endomikoriza (bila hifa menembus korteks akar) dan ektomikoriza (bila hifa hanya menem bus epidermis akar).

 

Kelompok jamur yang sering bersimbiosis dengan akar tumbuhan umumnya termasuk anggota Divisi Zygomycotina, Ascomycotina, dan Basidiomycotina. Bentuk simbiosis lain dari jamur adalah lumut kerak. Lumut kerak merupakan organisme yang mampu hidup pada kondisi lingkungan yang ekstrim dan sangat sensitif terhadap pencemaran udara. Sehingga lumut kerak ini biasa digunakan sebagai bioindikator kualitas udara. Bersama dengan kelompok tumbuhan lain, seperti tumbuhan lumut (Bryophyta) dan anggrek, lumut kerak banyak menghiasi pepohonan mulai dari daerah dataran rendah sampai pegunungan yang tinggi sebagai epifit. Tetapi bila terjadi pencemaran udara, jenis-jenis organisme epifit tersebut, terutama lumut kerak dan tumbuhan lumut akan mati.

 

Jamur juga berperan sangat penting dalam fermentasi makanan dan obat-obatan. Sebagai contoh, pada Divisi Zygomycotina, sedikit- nya ada 2 jenis Rhizopus yang digunakan secara komersial dalam industri pil kontrasepsi dan anestesi, yaitu R. arrhizus dan R. nigricans. Beberapa jenis lain juga dimanfaatkan dalam industri alkohol dan untuk mengempukkan daging. Ada pula jenis lain yang mampu memproduksi pigmen kuning yang digunakan untuk memberi warna pada margarin.

 

Peranan jamur atau fungi dalam kehidupan sangat luas. Jamur berperan dalam keseimbangan lingkungan yaitu sebagai dekomposer. Sebagai dekomposer, jamur menguraikan sisa-sisa organisme yang telah mati sehingga bisa dimanfaatkan oleh organisme lain. Hal ini sangat penting dalam keberlanjutan ekosistem di bumi, karena yang menjadi kunci keberlangsungan ekosistem adalah adanya keseimbangan antara produksi biomasa oleh organisme fotosintetik dan perombakan-perom- bakan atau daur ulang nutrien yang dikandungnya. Dalam proses daur ulang senyawa organik ini, fungi memiliki peran yang menonjol di semua ekosistem utama. Jamur juga bisa bersimbiosis dengan organisme lain.


Dengan akar tumbuhan tertentu jamur bersimbiosis membentuk mikoriza. Mikroriza merupakan struktur yang berperan penting dalam suplai unsur hara. Kalian bisa membaca kembali bagian awal dari bab ini yang membicarakan cara jamur memperoleh makanan. Berdasarkan posisi jamur terhadap akar tumbuhan, dikenal adanya endomikoriza (bila hifa menembus korteks akar) dan ektomikoriza (bila hifa hanya menem bus epidermis akar).


Kelompok jamur yang sering bersimbiosis dengan akar tumbuhan umumnya termasuk anggota Divisi Zygomycotina, Ascomycotina, dan Basidiomycotina.
Bentuk simbiosis lain dari jamur adalah lumut kerak. Lumut kerak merupakan organisme yang mampu hidup pada kondisi lingkungan yang ekstrim dan sangat sensitif terhadap pencemaran udara. Sehingga lumut kerak ini biasa digunakan sebagai bioindikator kualitas udara. Bersama dengan kelompok tumbuhan lain, seperti tumbuhan lumut (Bryophyta) dan anggrek, lumut kerak banyak menghiasi pepohonan mulai dari daerah dataran rendah sampai pegunungan yang tinggi sebagai epifit. Tetapi bila terjadi pencemaran udara, jenis-jenis organisme epifit tersebut, terutama lumut kerak dan tumbuhan lumut akan mati.


Jamur juga berperan sangat penting dalam fermentasi makanan dan obat-obatan.
Sebagai contoh, pada Divisi Zygomycotina, sedikit- nya ada 2 jenis Rhizopus yang digunakan secara komersial dalam industri pil kontrasepsi dan anestesi, yaitu R. arrhizus dan R. nigricans. Beberapa jenis lain juga dimanfaatkan dalam industri alkohol dan untuk mengempukkan daging. Ada pula jenis lain yang mampu memproduksi pigmen kuning yang digunakan untuk memberi warna pada margarin.

 

2.3 Peranan dan Manfaat Jamur bagi Kehidupan Manusia

Peranan jamur dalam kehidupan manusia sangat banyak, ada yang merugikan dan ada yang menguntungkan. Jamur yang menguntungkan antara lain, sebagai berikut.

a.    Khamir Saccharomyces berguna sebagai fermentor dalam industri keju, roti, dan bir.

b.    Penicillium notatum berguna sebagai penghasil antibiotik.

c.    Higroporus dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai dekomposer.

d.    Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan berprotein tinggi.

e.    Rhizopus dan Mucor berguna dalam industri bahan makanan, yaitu dalam pembuatan tempe dan oncom.

Sementara itu, jamur yang merugikan, antara lain, sebagai berikut.

a.    Pneumonia carinii menyebabkan penyakit pneumonia pada paruparu manusia.

b.    Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian.

c.    Candida sp. penyebab keputihan dan sariawan pada manusia.

Fungi atau biasa kita sebut jamur adalah organisme heterotrof. Artinya seluruh kebutuhan makanannya di peroleh dari orgaisme lain. Baik langsung dari organisme lain (parasit) maupun dari sisa makanan organisme lain (saprofit). Walupun demikian, tidak semua jamur merugikan organisme lain. Bagi manusia jamur memiliki peranan  yang penting. Selain merugikan disatu sisi,  jamur dapat pula menguntungkan bagi manusia. Jenis- jenis jamur banyak dimanfatkan manusia dalam berbagai bidang.

 

Peranan dan Manfaat Jamur bagi Kehidupan Manusia

a.       Di bidang industri makanan dan minuman.

1). Rhizopus oryzae. Jamur ini tumbuh dan mengaitkan butir-butir bungkil atau kedelai menjadi tempe. Siapa yang belum pernah makan tempe? Barangkali umumnya orang Indonesia pasti sudah mencicipi makanan yang bernama tempe. Rizopus dapat mengubah amilum dalam kedelai menjadi gula dan dapat memecah protein dan lemak yang ada di dalam sel-sel kedelai dan  kacang, sehingga tempe itu mudah di cerna oleh pencernaan kita.

2).saccharomyces. Sering disebut khamir atau yeast. Jenisnya banyak, antara lain saccharomyces cerevisiae dan saccharomyces ovale. Keduanya dimanfatkan untuk membuat tape, alkohol atau roti. Sedang saccharomyces sake digunakan untuk membuat sake (minuman khas jepang) .

Dalam keadaan anaerob, bila subtracnya mengandung senyawa karbohidrat, saccharomyces akan menghasilkan fermen, yang dapat mengubah gula menjadi alkohol +CO2 dengan membebaskan senyawa energi.

b.      Di bidang Indstri

Rhizopus nigricans, merupakan jenis jamur yang dapat dipergunakan untuk prodksi asam fumarat. Sedang Rhizopus nodusus dapat diperguanakn untuk produksi asam laktat.

c.       Di Bidang Kedokteran

Penicilium notatum dan Penicillium chrysogenum adalah  jenis jamur yang menghasilkan penisilin, yaitu zat antibiotik. Alexander Fleming adalah orang yang menemukan zat antibiotik tersebut. Higroporus dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai dekomposer.

d.      Di Bidang Pertanian

Jamur sebagai organisme saprofit sangat penting guna kesuburan tanah. Jamur-jamur saprofit menghancurkan kayu-kayu dan daun-dedaunan sehingga menjadi mineral kembali.

Jenis aspergillus wentii di manfaatkan untuk membuat kecap. Aspergillus oryzae digunakan untuk  pembuatan tape. Penicillium camemberti dan penicillium roqueforti banyak digunakan untuk meningkatkan kulitas keju. Jenis volvariella vovalcea atau biasa disebut dengan  jamur merang dimanfaatkan untuk makanan. Jenis jamur ini banyak mengandung lemak dan glikogen.

Itulah beberapa manfaat jamur  bagi manusia. Sebetulnya masih banyak  jenis jamur lain yang bermanfaat selain diatas. Anda juga bisa membaca Kerugian Jamur Bagi Manusia

 



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

3.1 Kesimpulan

Jamur sangat berperan dalam kehidupan manusia. Sebagian jenis jamur ada yang dapat dimakan sebagai sumber protein, lemak. dan glikogen. Beberapa jenis lainnya dapat dimanfaatkan dalam industri makanan dan minuman dengan melalui proses fermentasi.

Di dalam ekosistem, jamur sangat berguna sebagai organisme dekomposer (pengurai). Jamur bersama bakteri berperan dalam menguraikan sampah organik hingga menjadi bentuk sederhana.

3.2 Kritik dan Saran

Kritik dan saran dari pembaca sangat kami harapkan untuk pembuatan makalah kami yang selanjutnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Anonim,http://kumpulanmakalahendangsuhara.blogspot.co.id/2011/10/makalah-tentang-jamur-biologi-sma.html

 

Anonim,http://www.segitigabermuda.com/2015/07/makalah-biologi-tentang-Jamur.html

 

Anonim,https://www.academia.edu/9089650/Makalah_Mengenai_JamurBAB_II PEMBAHASAN

 

Creager, A.N.H. (2002) (Didigitalisasi oleh Google Penelusuran Buku). Mengenal lebih dalam mengenai jamur (edisi ke-Edisi ke-2). Chicago: University of Chicago Press. hlm. hlm. 119. ISBN 0226120260, 9780226120263.

 

Hershey AD, Chase M (1952). "Independent Function of fungi Nucleic Acid in Growth of Bacteriophage" (pdf). Journal of General Physiology 36: 39-56

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROPOSAL PENGAJUAN BANTUAN DANA PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI KELOMPOK WANITA TANI MELATI DESA CIJULANG

cerpen singkat beserta unsur instrinsik dan ekstrinsiknya

GERAKAN TANGAN, KEPALA, KAKI DALAM GERAK DASAR TARI