MINI RISET MANAJAMEN PENDIDIKAN DI TK

MINI
RISET
MANAJAMEN PENDIDIKAN DI TK PGRI PARIGI
Penelitian ini Disusun
Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
Pengantar Manajeman Pendidikan
Anak Usia Dini
Dosen Pengampu :
Disusun Oleh:
SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH STITNU
ALFARABI
PANGANDARAN
2025

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan kehadiran Tuhan Yang
Maha Esa. Telah melimpahkan rahmatnya, Karena berkat karunianya sehingga kami
dapat menyelesaikan Mini Riset dalam bentuk makalah yang berjudul MANAJAMEN PENDIDIKAN DI TK PGRI
PARIGI.
Tujuan membuat makalah ini adalah untuk memenuhi tugas
yang ditugaskan oleh dosen pengampu Ibu Imas Masitoh, S.Pd., M.Pd dengan mata kuliah Pengantar Manajeman Pendidikan Anak Usia Dini. Tentu
banyak hambatan dan kendala yang saya hadapi dalam menyusun Mini Riset ini.
Namun, berkat bantuan semua pihak, utamanya bimbingan dan petunjuk dosen bidang
studi akhirnya kami dapat menyelesaikan makalah ini.
Dalam penyusunan mini riset ini, penulis banyak
mendapat tantangan dan hambatan
akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi. Penulis mengucapkan terima
kasih kepada :
1.
Ibu Imas Masitoh,
S.Pd,.M.Pd. Selaku Dosen Pengampu
2.
Segenap Jajaran Guru dan Kepala Sekolah TK PGRI PARIGI
3.
Serta kepada semua
pihak yang sudah membantu dalam
penyusunan Mini Riset ini
semoga mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT.
Penulis sadar bahwa dalam penyusunan penelitian ini masih terdapat banyak
kekurangan dan kesalahan baik dari segi penulisan
maupun isi, untuk itu kritik
dan saran yang bersifat
membangun dari para pembaca sangat kami harapkan demi kesempurnaan laporan ini.
Semoga laporan penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Amin.
Pangandaran, 23 Mei 2025
Penyusun
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
BAB II LAPORAN HASIL OBSERVASI
A. Profil
dan Gambaran Umum
TK PGRI PARIGI
BAB III PENUTUP
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sebagaimana kita ketahui bahwa
pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan jamak manusia terjadi sekali dalam
seumur hidup, yakni pada usia 3-5 tahun. Untuk itu perlu perhatian khusus bagi
orang tua yang mempunyai anak pada usia tersebut agar pertumbuhan dan perkembangan
kecerdasan anaknya dapat optimal. Anak usia 3-5 tahun belum dapat mengerti dan
menyadari akan pentingnya mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan
kecerdasannya karena keterbatasan tingkat berpikir dan pola pemahamannya.
Oleh karena itu orang tua lah
yang seharusnya memberikan asuhan atau pembelajaran kepada anaknya agar pertumbuhan
dan perkembangan anaknya bisa optimal. Diperlukan ilmu pengetahuan dan wawasan
yang luas serta keterampilan khusus dalam rangka lebih mengoptimalkan
kecerdasan anak. Untuk itu peran Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (LPAUD)
sangat penting dalam rangka membantu orang tua yang disibukkan dengan pekerjaan
untuk mendidik anaknya agar masa usia keemasan (Golden Age) tidak
sia-sia.
B. Tinjauan Pustaka
1.
Pendidikan Islam Anak Usia dini
(PIAUD) menurut Hasan (2018), PIAUD merupakan Upaya pemberian stimulus
Pendidikan yang terencana kepada anak usia dini dengan pendekatan nilai-nilai
Islam yang menyeluruh . Pendidikan ini tidak hanya menekankan pada penguasaan
pengetahuan dasar, tetapi juga pada pembentukan akhlak, spiritualitas, dan
karakter anak.
2.
Manajemen Pendidikan adalah proses
perencanaan, pengorganisasian, pelakaksanaan, dan evaluasi dalam mencapai
tujuan Pendidikan (Mulyasa,2013). Dalam konteks PAUD, manajemen Pendidikan
harus bersifat fleksibel, kreatif, dan partisipatif untuk menyesuaikan dengan
kebutuhan perkembangan anak usia dini.
3.
Manajemen pada Lembaga PIAUD, Munir
(2020) menjelaskan bahwa manajemen dilembaga PIAUD memerlukan pendekatan yang
khas, karena melibatkan aspek pengasuhan dan pembelajaran yang saling
terintegrasi.
4.
Faktor pendukung manajemen PIAUD yang
efektif meliputi kompetensi pendidik, fasilitas yang memadai, serta dukungan
dari orang tua (Yuliani,2019). Sementara faktor penghambat bisa berupa kurangnya
pemahaman manajemen Pendidikan oleh pengelola Lembaga, keterbatasan dana, serta
rendahnya partisipasi Masyarakat.
C. Rumusan Masalah
1.
Bagaimana profil dan gambaran umum TK PGRI Parigi ?
2.
Bagaimana proses manajemen
komponen di TK PGRI Parigi ?
D. Tujuan Penelitian
1.
Untuk mengetahui permasalahan diTK PGRI Parigi
2.
Untuk mengetahui sejarah profil TK PGRI Parigi
3.
Untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajeman
Pendidikan Anak Usia Dini
E. Pengumpulan Data
1.
Metode Interview (wawancara)
Yaitu alat yang dipergunakan dalam komunikasi yang berbentuk sejumlah
pertanyaan lisan yang diajukan
oleh pengumpul data sebagai pencari informasi (interviewer) yang dijawab secara
lisan pula oleh responden (interview). Dalam metode ini, penulis mengadakan wawancara
kepada pengelola Tk dan guru untuk
mendapatkan informasi sehubungan dengan penelitian ini. Metode ini digunakan
untuk memperoleh tentang gambaran umum TK PGRI PARIGI seperti sejarah
berdirinya, profil sekolah, berbagai manajemen yang ada di dalamnya dan
sebagainya.
2.
Metode Observasi
Yaitu pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap unsur-unsur
yang tampak dalam suatu gejala-gejala pada obyek penelitian. Data yang
diperoleh dari observasi adalah data tentang situasi
umum TK PGRI PARIGI untuk mencari data tentang berbagai manajemen yang ada di
dalamnya.
3.
Metode Dokumentasi
Metode dokumentasi dimaksudkan untuk mengumpulkan data verbal yang berbentuk
tulisan maupun foto dan sebagainya untuk mendapatkan data yang diperlukan.
BAB II
LAPORAN HASIL OBSERVASI
A. Profil dan Gambaran
Umum TK PGRI PARIGI
1.
Sejarah berdirinya TK PGRI PARIGI
TK PGRI adalah lembaga Pendidikan Anak Usia
Dini (PAUD) yang berdiri sejak 1995-11-29, berada di bawah naungan KEMENTERIAN
PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET DAN TEKNOLOGI Republik Indonesia. Berstatus
sebagai sekolah Swasta, lembaga ini telah memberikan kontribusi signifikan
dalam pengembangan pendidikan anak usia dini di wilayah Kec. Parigi.
Sejak awal pendiriannya, TK PGRI memegang
teguh komitmen untuk membentuk fondasi karakter anak melalui pendekatan
holistik yang mencakup aspek fisik, kognitif, sosial, emosional, dan spiritual.
Dengan mengedepankan prinsip 'belajar melalui bermain', setiap kegiatan
pembelajaran dirancang secara menyenangkan namun tetap bermakna, sehingga anak
merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar.
Sebagai bagian dari sistem pendidikan
nasional, lembaga ini juga mengintegrasikan nilai-nilai luhur budaya bangsa dan
pendidikan karakter dalam kurikulum dan kegiatan sehari-hari. Anak-anak
dikenalkan pada nilai kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian
sosial sejak usia dini.
TK PGRI didukung oleh tenaga pendidik
profesional yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan anak usia dini.
Fasilitas pendukung yang aman, bersih, dan ramah anak juga menjadi bagian
penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif.
Hingga kini, TK PGRI terus tumbuh sebagai
pilihan utama masyarakat di wilayah Kec. Parigi, dalam memberikan pendidikan
awal terbaik bagi buah hati mereka sebagai bekal menuju jenjang pendidikan
berikutnya dan kehidupan masa depan yang lebih baik.
2.
Profil TK PGRI PARIGI
NPSN : 20262941
Nama Sekolah : TK PGRI
Naungan : Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan
Tanggal Berdiri : 29 November 1995
No. SK Pendirian : 08/YPLP-PGRI/Kpt/95
Tanggal Operasional : 22 Februari 2021
No. SK Operasional : 421.9/930/Disdikpora/2021
Jenjang Pendidikan : TK
Status Sekolah : Swasta
Akreditasi : B
Tanggal Akreditasi : 6 September 2019
No. SK Akreditasi : 126/BAN PAUD DAN PNF/AKR/2019
Sertifikasi : Belum Bersertifikat
Alamat : Jl. Alun-Alun Parigi No.80 Dusun
Parigi Rt.03 Rw.02
Desa / Kelurahan : Desa Parigi
Kecamatan / Kota(LN) : Kec. Parigi
Kab. / Kota / Negara (LN): Kab. Pangandaran
Provinsi / LN : Jawa Barat
No Telepon : Belum Tersedia
Fax
Email : tkpgriparigi@gmail.com
Website
Kepala Sekolah : N. Ngadawiah, S.Pd. AUD.
Akreditasi
& Sertifikasi
Dalam upaya menjamin mutu pendidikan, sekolah kami telah
melalui proses akreditasi yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional
Sekolah/Madrasah (BAN-S/M). Hasil dari proses ini menempatkan TK PGRI pada
peringkat akreditasi "B", berdasarkan keputusan tertanggal 2019-09-06
dengan nomor SK 126/BAN PAUD DAN PNF/AKR/2019. Sementara itu, untuk sertifikasi
lembaga pendidikan, hingga saat ini sekolah masih berstatus Belum
Bersertifikat, dan kami terus berupaya memenuhi seluruh persyaratan agar dapat
memperoleh pengakuan resmi di bidang tersebut.
3.
Visi, Misi dan Tujuan TK PGRI PARIGI
a. Visi Satuan Pendidikan
Program dan
kegiatan sekolah harus merujuk pada Visi yang telah ditetapkan berdasarkan
analisis konteks TK PGRI PARIGI Tahun pelajaran 2024-2025. Visi bukan hanya
sekadar tulisan tanpa dipahami maknanya. Untuk menginternalisasi visi pada
setiap warga sekolah, maka visi perlu disosialisasikan secara berkala. Tanpa
pemahaman terhadap visi, maka kegiatan yang dijalankan menjadi tidak terarah.
Visi TK PGRI PARIGI adalah :
“ MEMBENTUK PRIBADI DISIPLIN YANGDILANDASI AKHLAQUL QARIMAH ”
b. Misi Satuan Pendidikan
Misi TK PGRI
PARIGI ditetapkan sebagai representasi dari elemen visi dan elemen Profil
Pelajar Pancasila. Elemen visi tersebut yaitu Beriman, Beakhlak Mulia, Cerdas,
Mandiri, Berkebinekaan Global, dan Berwawasan Lingkungan. Misi TK PGRI PARIGI telah ditetapkan sebagai
berikut:
·
Menumbuhkembangkan bakat yang
dimiliki anak
·
Meningkatkan rasa persatuan, kesatuan
dan kekeluargaan
Misi disusun agar
visi dapat tercapai. Misi disosialisasikan kepada seluruh warga Sekolah yang
dijabarkan dalam program dan kegiatan.
c. Struktur
Organisasi

d. Tujuan
Satuan Pendidikan
Pengembangan pendidikan PAUD, khususnya taman kanak-kanak
dewasa ini semakin pesat untuk diperlukan penanganannya secara professional
demi kemajuan Lembaga dengan meningkatkan mutu dan layanan pada anak didik dan
mampu mengembangkan potensi anak didik seoptomal mingkin. Keberhasilan
pendidikan TK PGRI memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan
pada jenjang pendidikan selanjutnya. Untuk itu kepala TK PGRI harus mempunyai
program kerja agar di dalam pelaksanaan tugasnya sudah mempunyai pedoman dan
arah demi kemajuan Lembaga yang di pimpin dengan cara :
1. Merumuskan visi dan misi TK
PGRI
2. Membuat Perencanaan Program
jangka Panjang dan jangka pendek dengan melibatkan unsur guru dan orang tua.
3. Mengorganisasikan semua
kegiatan di TK PGRI
4. Memberikan motivasi kepada
guru
5. Melakukan supervisi secara kesinambungan
6. Melakukan kegiatan evaluasi
program
7. Melaporkan semua kegiatan
Tujuan satuan pendidikan :
1. Tujuan Jangka Panjang
a.
Menghasilkan manusia yang bergunabagi masyarakat, nusa bangsa
dan Negara,patuh taat terhadap orang tua.
b.
Menghasilkan lulusan pembelajar sepanjang hayat yang beriman,
bertakwa, berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, peduli, berdaya juang
tinggi, cinta tanah air, bangga pada budaya bangsanya dan tenggang rasa
mengembangkan minat serta bakatnya sesuai dengan profil peserta didik
pancasila.
c.
Menghasilkan lulusan yang terampil dalam berpikir kritis,
berkreatifitas, memanfaatkan teknologi digital, dan mengembangkan minat serta
bakatnya untuk menghasilkan prestasi.
d.
Menghasilkan lulusan yang memiliki wawasan lingkungan dan mampu
menyesuaikan diri dalam kehidupan sosial.
2. Tujuan Jangka Menengah
a.
Membentuk karakter pembelajar sepanjang hayat berlandaskan
profil Pelajar Pancasila
b.
Memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan keragaman
potensi, minat dan bakat serta kecerdasan intelektual, emosional, spiritual dan
kinestetik secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya.
c.
Memfasilitasi peserta didik untuk dapat meningkatkan budaya
disiplin beribadah serta kesadaran hidup sehat
d.
Membekali peserta didik dengan keahlian berfikir kreatif dan
berfikir kritis.
e.
Membekali peserta didik dalam penguasaan digital
f.
Memfasilitasi peserta didik memiliki kepekaan (sensitivitas),
kemampuan mengekspresikan dan mengapresiasi keindahan dan keseimbangan
(harmoni), hidup bermasyarakat, berguna untuk orang lain
3. Program Prioritas (Tujuan Jangka Pendek)
a.
Mengembangkan budaya sekolah yang religius melalui kegiatan
keagamaan pada peserta didik yang diselenggarakan baik dalam bentuk kegiatan
harian atau dalam bentuk kegiatan projek.
b.
Meraih prestasi minimal 1 gebyar PAUD, minimal tingkat
kabupaten per tahun.
c.
Mendorong peserta didik ikut serta dalam kegiatan-kegiatan
ibadah
d.
Mengikutsertaka peserta didik pada minimal satu
ekstrakurikuler pilihan sesuai bakat dan minatnya.
e.
Melaksanakan pembiasaan sikap berbasis Profil Pelajar
Pancasila secara terintegrasi pada
peserta didik yang diselenggarakan.
f.
Memfasilitasi Proses belajar mengajar yang berpusat pada
peserta didik
g.
Mendorong peserta didik ikut serta menerapkan perilaku hidup
bersih dan sehat
h.
Memfasilitasi peserta didik menghasilkan minimal 1 produk
kreatif per tahun dari project based learning.
i.
Mendorong peserta didik memiliki kepedulian sosial dengan
mengikuti berbagai kegiatan sosial
4. Strategi Mencapai Tujuan :
Untuk dapat
mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan TK PGRI PARIGI menyusun beberapa
rencana strategi pelaksanaan. Adapun strategi-strategi tersebut adalah :
a.
Menyusun tim penjamin mutu dan tim pengembang kurikulum
b.
Melakukan analisis konteks terhadap kondisi dan lingkungan
sekolah.
c.
Menyusun rencana kurikulum operasional sekolah dengan
melibatkan unsur dinas pendidikan setempat, Pengawas Pembina, Tokoh Masyarakat
dan komite sekolah.
d.
Melakukan analisis kebutuhan program sekolah (kegiatan
intrakurikuler, ekstrakurikuler, pelatihan, pengadaan sarana prasarana,
kegiatan pendukung, dan lain- lain) untuk mendukung pelaksanaan rencana
kurikulum operasional sekolah yang sudah disusun.
e.
Menyusun RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah)
berdasar analisis kebutuhan program.
f.
Menyusun rencana serta instrumen Evaluasi, Pendampingan dan
Pengembangan dengan melihat berbagai sisi (guru, tenaga kependidikan, peserta
didik, orang tua dan komite sekolah).
g.
Melaksanakan kurikulum operasional sekolah dengan evaluasi
harian, 1 bulanan, 1 semester dan 1 tahun.
h.
Melaksanakan program perbaikan berdasar prioritas 1 bulanan,
1 semester dan 1 tahun.
i.
Menyusun rencana kurikulum operasional sekolah berdasar hasil
evaluasi dengan melibatkan unsur dinas pendidikan setempat, Pengawas Pembina,
Tokoh Masyarakat dan komite sekolah.
B. Manajemen Komponen Sekolah
Setiap satuan pendidikan perlu memperhatikan komponen-komponen Manajemen Sekolah. Dalam penerapan Manajemen Berbasis Sekolah
beberapa komponen sekolah yang perlu dikelola yaitu manajemen kurikulum
dan program pengajaran, peserta didik, pendidik dan
tenaga kependidikan dan sebagainya.
1.
Manajemen Kurikulum dan Program Pembelajaran
Kurikulum dan program pengajaran merupakan
pijakan dalam proses pendidikan yang diselenggarakan pada sebuah lembaga
pendidikan. Perencanaan dan pengembangan kurikulum nasional telah dilakukan
Departemen Pendidikan Nasional pada tingkat pusat. Akan tetapi sekolah juga
bertugas dan berwenang mengembangkan kurikulum muatan
lokal sesuai dengan
kemampuan dan kebutuhan masyarakat setempat.
Kurikulum yang di terapkan di TK PGRI PARIGI yaitu menggunakan
kurikulum KTSP namun rencananya akan di ganti dengan kurikulum 13 namun belum
tahu waktunya kapan karena pada penerapan kurikulum KTSP para anak didik juga
kurang tanggap, walaupun guru sudah menyusun RPP untuk kegiatan
pembelajaran namun kenyataanya yang terjadi tidak sesuai dengan RPP dan
guru cenderung mengikuti kemauan anak. Karena pada dasarnya materi yang ada
pada TK PGRI PARIGI hanyalah bermain dan guru tidak boleh memaksa anak untuk
berfikir keras seperti membaca, menulis, berhitung, dan sebagainya. Untuk
materi calistung adalah tugas para guru di Sekolah Dasar.
2.
Manajemen Peserta Didik
Salah satu tugas sekolah diawal
tahun pelajaran baru adalah menata
siswa. Manajemen peserta didik adalah penataan dan pengaturan
kegiatan yang berhubungan dengan peserta didik (murid), awal pendaftaran sampai
mereka lulus, tetapi bukan sekedar pencatatan data peserta didik, melainkan
meliputi aspek lebih luas yang secara operasional dapat membantu upaya pertumbuhan
murid melalui proses pendidikan di sekolah.
Peserta didik adalah anggota masyarakat yang
berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran pada jalur
pendidikan baik pendidikan informal, pendidikan formal maupun pendidikan
nonformal, pada jenjang pendidikan dan jenis pendidikan tertentu. Peserta didik
adalah aset utama dalam dunia pendidikan, dimana peserta didik selalu menjadi
harpan sekaligus tanggung jawab tenaga pendidikan (guru) untuk mengelolanya
dengan baik agar kemudian dapat mencapai cita-citanya. Perkembangan peserta
didik dapat diartikan sebagai suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah
laku manusia yang dimulai dengan periode masa bayi, anak pemain, anak sekolah,
masa remaja sampai periode adolesense menjelang seorang anak dewasa.
Kondisi Kesiswaan
|
TAHUN PELAJARAN |
JUMLAH SISWA |
|
2021 – 2022 |
28Anak |
|
2022 – 2023 |
30 Anak |
|
2023 – 2024 |
32 Anak |
3.
Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Peningkatan produktivitas dan prestasi kerja
dapat dilakukan dengan meningkatkan sumber daya manusia, Kepala Sekolah, Guru
dan Karyawan dengan cara mengikut
sertakan pada kegiatan-kegiatan yang menunjang pada kinerja seluruh unsur sekolah.
Kondisi Tenaga
Pengajar
|
NO |
JABATAN |
JUMLAH PERSONAL |
|
1 |
Kepala TK PGRI Kabupaten Pangandaran |
1 orang |
|
2 |
Guru Kelas
/ Kelompok / Rombel |
GTY 3
orang |
4.
Manajemen Sarana Dan Prasarana
Setiap satuan pendidikan tidak dapat melepaskan faktor sarana dan prasarana
yang dapat dipergunakan dan menunjang proses pendidikan, proses belajar dan
mengajar. Manajemen sarana dan prasarana bertujuan dapat menciptakan kondisi
yang menyenangkan baik guru maupun murid untuk berada di sekolah.
Demikian pula tersedianya media pembelajaran yang relevan dengan
kebutuhan materi pelajaran sangat diperlukan.
BAB
III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
TK PGRI merupakan salah satu
sekolah jenjang TK berstatus Swasta yang berada di wilayah Kec. Parigi, Kab.
Pangandaran, Jawa Barat. TK PGRI didirikan pada tanggal 29 November 1995 dengan
Nomor SK Pendirian 08/YPLP-PGRI/Kpt/95 yang berada dalam naungan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan. Kepala Sekolah TK PGRI saat ini adalah Tati Hartati.
Operator yang bertanggung jawab adalah Aminah.
Dengan adanya keberadaan TK PGRI,
diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mencerdaskan anak bangsa di wilayah
Kec. Parigi, Kab. Pangandaran. Sejak awal pendiriannya, TK PGRI PARIGI memegang teguh komitmen untuk membentuk fondasi karakter
anak melalui pendekatan holistik yang mencakup aspek fisik, kognitif, sosial,
emosional, dan spiritual.
TK PGRI didukung oleh tenaga
pendidik profesional yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan anak usia
dini. Fasilitas pendukung yang aman, bersih, dan ramah anak juga menjadi bagian
penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif. Hingga kini, TK PGRI terus tumbuh sebagai pilihan utama
masyarakat di wilayah Kec. Parigi, dalam memberikan pendidikan awal terbaik
bagi buah hati mereka sebagai bekal menuju jenjang pendidikan berikutnya dan
kehidupan masa depan yang lebih baik.
B.
SARAN
1.
Menyediakan sarana dan prasarana pendidikan bagi anak usia dini
yang lebih memadai demi kenyamanan peserta didik.
2.
Meningkatkan profesionalisme pendidikan PAUD.
3.
Melakukan pendekatan kepada
instansi atau dinas yang kompeten untuk melancarkan program
pendidikan yang di selenggarakan
4.
Koordinasi secara aktif dengan lembaga
yang setara maupun lembaga diatasnya.
DAFTAR PUSTAKA
https://skulmu.com/jawa-barat/kab-pangandaran/kec-parigi/tk-pgri
https://ban-pdm.id/satuanpendidikan/20262941
https://www.scribd.com/doc/191342176/Makalah-Pendidikan-Anak-Usia-Dini
https://www.scribd.com/document/747209620/RENCANA-KERJA-JANGKA-MENENGAH-1-TK-PGRI
Komentar
Posting Komentar